Minggu, 08 Agustus 2010

MALAM PERTAMA

--- MALAM PERTAMA

Ketika pertama kali pengantin pria menemui istrinya, dianjurkan
melakukan perkara berikut:

Pertama: bercumbu rayu dengan penuh kelembutan. Misalnya dengan
memberinya minum atau yang lainnya. Berdasarkan hadits Asma binti
Yazid , ia berkata: `Saya merias `Aisyah untuk Rasulullah. Setelah
itu saya datangi dan saya panggil beliau supaya menghadiahkan sesuatu
kepada `Aisyah. Beliaupun datang lalu duduk di sisi `Aisyah. Kala itu
beliau disodori segelas susu. Setelah beliau minum gelas itu, beliau
sodorkan kepada `Aisyah. Tetapi `Aisyah menundukkan kepalanya dan
malu. Asma' binti Yazid berkata: `Ambillah gelas itu dari tangan
RasuluLlah'. `Aisyah pun meraih gelas itu dan meminumnya sedikit.
(HR. Ahmad VI/438,453,458 )

Kedua: Pengantin pria hendaknya meletakkan tangannya pada ubun-ubun
mempelai wanita seraya mendoakannya. RasuluLlah bersabda: "Apabila
salah seorang dari kamu menikahi seorang wanita atau membeli seorang
budak, maka peganglah ubun-ubunnya, lalu bacalah basmallah serta
do'akanlah dengan doa barokah sembari mengucapkan:

`Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan wanita ini dan
kebaikan yang Engkau berikan kepadanya. Dan aku memohon perlindungan
kepada-Mu dari keburukan wanita ini dan keburukan yang Engkau
tetapkan untuknya." (HR. Bukhari, Abu Dawud 2160).

Ketiga: hendaknya ia melaksanakan sholat dua rakaat bersama mempelai
wanita. Syaikh Al-Albany berkata: "Hal itu telah ada sandarannya dari
kaum salaf. Diantaranya hadits Abu Sa'id maula (bekas budak) Abu
Usaid, ia berkata: "Saya menikah ketika saya masih seorang budak.
Kala itu saya mengundang beberapa orang sahabat Nabi, di antaranya
Ibnu Mas'ud, Abu Dzar dan Hudzaifah. Abu Said melanjutkan: `Lalu
tibalah waktu sholat, Abu Dzar bergegas maju untuk mengimami sholat.
Tetapi mereka berkata:'Kamulah yang berhak'. Ia berkata: Apakah
demikian? `Benar!' jawab mereka. Akupun maju mengimami mereka sholat,
ketika itu saya masih seorang budak. Selanjutnya mereka mengajari
saya: `Jika istrimu nanti datang menemuimu, hendaklah kalian berdua
sholat dua rakaat. Kemudian mintalah kepada Allah kebaikan istrimu
dan mintalah perlindungan kepada-Nya dari keburukannya. Selanjutnya
terserah kalian berdua." (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannaf I/50 &
XII/43)

0 komentar:

Poskan Komentar